Cara Berobat di Rumah Sakit Korea: Panduan Langkah demi Langkah untuk Warga Indonesia > Info Korea
본문 바로가기

Info Korea

Info Korea

Cara Berobat di Rumah Sakit Korea: Panduan Langkah demi Langkah untuk Warga Indonesia

🎭
Anonim 2026.10.16 00:56
💬 0 👁 6

Konten

Demam, sakit gigi, atau badan pegal setelah kerja lembur bisa membuat Anda harus ke dokter di Korea untuk pertama kalinya. Sistemnya sedikit berbeda dengan di Indonesia. Ada tingkatan rumah sakit, identitas wajib ditunjukkan, dan obat diambil di apotek terpisah. Panduan ini menjelaskan ke mana Anda sebaiknya pergi, apa yang perlu dibawa, urutan berobat, kisaran biaya, dan nomor bantuan yang tersedia dalam bahasa Indonesia.

Pilih Tempat Berobat yang Tepat

Fasilitas kesehatan di Korea dibagi menjadi beberapa tingkat. Untuk keluhan sehari-hari, tempat pertama yang dituju adalah klinik atau puskesmas, bukan rumah sakit universitas yang besar.

TingkatContoh tempatUntuk apa
Tingkat 1Klinik 의원 (uiwon), puskesmas 보건소 (bogeonso)Rawat jalan, vaksinasi, pemantauan kesehatan
Tingkat 2Rumah sakit 병원 (byeongwon), rumah sakit umum 종합병원 (jonghap byeongwon)Perawatan lebih lanjut
Tingkat tertinggiRumah sakit umum tingkat atas 상급종합병원 (sanggeup jonghap byeongwon)Perawatan spesialis

Menurut aturan Asuransi Kesehatan Nasional, layanan dibagi menjadi tahap 1 (semua fasilitas selain 상급종합병원) dan tahap 2 (상급종합병원). Anda harus melewati tahap 1 lebih dulu. Artinya, jika ingin berobat di rumah sakit besar dengan tanggungan asuransi, Anda perlu surat rujukan dari klinik atau rumah sakit tahap 1.

Surat rujukan ini disebut 요양급여의뢰서 (yoyang geubyeo uiroeseo), yang di rumah sakit juga sering disebut 진료의뢰서 (jillyo uiroeseo).

Kapan boleh langsung ke rumah sakit besar?

Anda boleh langsung ke 상급종합병원 tanpa surat rujukan dalam kasus berikut:

  • pasien gawat darurat sesuai Undang-Undang Layanan Medis Darurat
  • melahirkan
  • perawatan gigi
  • layanan rehabilitasi di bagian kedokteran rehabilitasi bagi penyandang disabilitas terdaftar atau yang membutuhkan rehabilitasi
  • layanan di bagian kedokteran keluarga (가정의학과)
  • peserta yang berobat di rumah sakit tempat ia bekerja
  • pasien hemofilia

Yang Perlu Dibawa

Daftar barang yang perlu dibawa saat berobat di Korea

Sejak 20 Mei 2024, setiap pasien yang ingin berobat dengan tanggungan Asuransi Kesehatan Nasional wajib menunjukkan identitas. Bagi warga asing, yang paling praktis adalah kartu registrasi orang asing (residence card) atau paspor.

Identitas yang diterima antara lain:

  • kartu asuransi kesehatan (NHI card)
  • residence card / kartu registrasi orang asing (외국인등록증)
  • paspor atau SIM Korea
  • kartu asuransi kesehatan versi ponsel (aplikasi mobile NHI card) atau kode QR-nya
  • autentikasi digital seperti PASS, Naver, atau Kakao

Anda tidak perlu menunjukkan identitas jika berusia di bawah 19 tahun, dalam keadaan gawat darurat, datang karena rujukan atau dikembalikan dari rumah sakit lain, atau jika rumah sakit yang sama sudah memeriksa identitas Anda dalam enam bulan terakhir.

Selain identitas, sebaiknya siapkan juga:

  • Surat rujukan jika menuju 상급종합병원 bukan karena alasan pengecualian di atas.
  • Uang tunai, karena ada rumah sakit yang hanya menerima jenis kartu kredit tertentu.
  • Teman yang bisa menerjemahkan, atau pilih fasilitas medis yang melayani pasien asing.

Satu hal yang sering disalahpahami: kartu asuransi kesehatan bukan kartu prabayar. Kartu ini hanya membuat biaya Anda lebih ringan, tetapi Anda tetap membayar bagian Anda sendiri di kasir.

Urutan Berobat: dari Pendaftaran sampai Apotek

Alur berobat di Korea: pendaftaran, menunggu, periksa dokter, bayar, terima resep, ambil obat di apotek

  1. Datang ke meja pendaftaran 접수 (jeopsu), lalu serahkan kartu asuransi atau identitas Anda. Jika ke rumah sakit besar dengan rujukan, serahkan juga surat rujukannya.
  2. Tunggu sampai nama Anda dipanggil.
  3. Masuk ke ruang periksa 진료실 (jillyosil) dan jelaskan keluhan Anda kepada dokter.
  4. Setelah pemeriksaan, bayar biaya berobat di kasir 수납 (sunap).
  5. Terima resep dokter 처방전 (cheobangjeon).
  6. Bawa resep ke apotek 약국 (yakguk) di dekat rumah sakit. Apoteker akan menyiapkan obat, lalu Anda membayar di sana.

Di Korea, dokter memeriksa dan meresepkan, sedangkan apotek yang menyerahkan obat. Jadi obat resep tidak bisa dibeli tanpa 처방전 dari dokter. Untuk keluhan ringan, obat bebas seperti obat pencernaan, pereda nyeri, dan suplemen bisa dibeli tanpa resep di apotek atau minimarket.

Berapa Biaya yang Anda Bayar?

Jika Anda peserta Asuransi Kesehatan Nasional, Anda hanya membayar sebagian dari biaya yang ditanggung asuransi:

  • di klinik atau rumah sakit: 20%–50% dari total biaya yang ditanggung asuransi
  • obat resep di apotek: 30% dari total biaya yang ditanggung asuransi

Warga asing yang sudah tinggal di Korea lebih dari enam bulan wajib menjadi peserta asuransi kesehatan sebagai peserta mandiri. Jika Anda bekerja di tempat kerja yang mendaftarkan karyawannya, Anda otomatis menjadi peserta asuransi tempat kerja.

Untuk pertanyaan soal kepesertaan dan iuran, Anda bisa menghubungi National Health Insurance Service (NHIS) di 1577-1000. NHIS juga menyediakan konsultan berbahasa Inggris di 033-811-2000.

Perlu diingat, menggunakan kartu atau identitas orang lain untuk berobat dengan asuransi adalah pelanggaran berat. Pelakunya bisa dihukum penjara hingga dua tahun atau denda hingga 20 juta won, dan biaya yang ditanggung asuransi akan ditagih kembali.

Bantuan dalam Bahasa Indonesia

Kesulitan bahasa sering menjadi alasan orang menunda ke dokter. Ada dua layanan telepon resmi yang menyediakan bahasa Indonesia:

  • 1345 – Immigration Contact Center. Melayani konsultasi kehidupan sehari-hari warga asing dalam 20 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Buka hari kerja pukul 09.00–22.00, tetapi setelah pukul 18.00 hanya tersedia bahasa Korea, Inggris, dan Mandarin. Setelah tersambung, pilih bahasa sesuai panduan ARS, lalu tekan tombol bintang (*). Dari luar negeri: +82-2-1345.
  • 1588-5644 – layanan interpretasi relawan. Menyediakan penerjemahan langsung oleh relawan dalam 17 bahasa, termasuk bahasa Indonesia dan Melayu.

Jika tinggal di Seoul, Seoul Global Center juga menjalankan Medical Referral Service 24 jam bagi warga asing. Staf berlatar belakang medis yang berbahasa Inggris memberi informasi dan rekomendasi fasilitas kesehatan. Layanan ini bisa dihubungi lewat email medicalreferral@seoul.go.kr.

Saat Keadaan Darurat

Untuk kondisi gawat darurat, segera telepon 119. Ambulans 119 mengantar pasien ke rumah sakit secara gratis, dan penerjemah tersedia bagi warga asing.

Dalam keadaan darurat, Anda tidak perlu surat rujukan untuk ke rumah sakit besar dan tidak wajib menunjukkan identitas lebih dulu. Untuk pertanyaan seputar kesehatan dan kesejahteraan yang tidak darurat, tersedia Health and Welfare Call Center di 129.

Ungkapan Korea yang Berguna

  • "접수하려고 왔어요." (jeopsuharyeogo wasseoyo) — Saya mau mendaftar untuk berobat.
  • "한국어를 잘 못해요." (hangugeoreul jal motaeyo) — Saya kurang lancar berbahasa Korea.
  • "여기가 아파요." (yeogiga apayo) — Bagian ini sakit.
  • "열이 나요." (yeori nayo) — Saya demam.
  • "처방전 주세요." (cheobangjeon juseyo) — Tolong berikan resepnya.
  • "근처에 약국이 어디예요?" (geuncheoe yakgugi eodiyeyo) — Apotek terdekat di mana?

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Saya belum genap enam bulan di Korea dan tidak bekerja. Apakah saya sudah ikut asuransi?

Kepesertaan wajib sebagai peserta mandiri berlaku bagi warga asing yang sudah tinggal lebih dari enam bulan. Jika Anda bekerja di tempat kerja yang mendaftarkan karyawannya ke asuransi kesehatan, Anda otomatis terdaftar sejak bekerja. Status Anda bisa dicek melalui NHIS di 1577-1000.

Anak saya berobat ke klinik. Apakah ia juga harus membawa identitas?

Tidak. Pasien di bawah 19 tahun dikecualikan dari kewajiban menunjukkan identitas.

Apakah saya perlu identitas setiap kali kontrol ulang?

Tidak selalu. Jika rumah sakit yang sama sudah memeriksa identitas Anda dalam enam bulan terakhir, Anda tidak perlu menunjukkannya lagi.

Apakah ada pemeriksaan kesehatan rutin bagi peserta asuransi?

Ada. Peserta asuransi kesehatan bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh setiap dua tahun. NHIS juga menyediakan formulir pemeriksaan kesehatan dalam 14 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Sumber resmi

Informasi ini dirangkum berdasarkan materi resmi. Untuk informasi terbaru, silakan periksa sumber aslinya.

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar.