Panduan Menghadapi Cuaca Dingin Ekstrem di Korea untuk Warga Indonesia
Konten
Musim dingin di Korea bisa jauh lebih ekstrem daripada yang dibayangkan banyak orang Indonesia. Suhu pagi bisa turun di bawah minus 12°C beberapa hari berturut-turut, pipa air di rumah bisa membeku, dan orang yang bekerja di luar ruangan berisiko terkena penyakit akibat dingin. Panduan ini merangkum hal yang perlu Anda siapkan sebelum cuaca dingin datang, cara melindungi diri saat keluar rumah, dan pertolongan pertama untuk hipotermia dan frostbite.
Kapan Korea Disebut Gelombang Dingin
Korea mengeluarkan dua tingkat peringatan cuaca dingin. Biasanya peringatan ini muncul di aplikasi cuaca, berita, dan pesan darurat di ponsel.
| Peringatan | Kapan dikeluarkan |
|---|---|
| 한파주의보 (hanpa juuibo) — siaga gelombang dingin | Suhu terendah pagi hari diperkirakan -12°C atau lebih rendah selama 2 hari atau lebih |
| 한파경보 (hanpa gyeongbo) — peringatan gelombang dingin | Suhu terendah pagi hari diperkirakan -15°C atau lebih rendah selama 2 hari atau lebih |
Sebelum keluar rumah, sebaiknya Anda melihat 체감온도 (chegam ondo) — suhu yang terasa, bukan hanya suhu udara. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca sangat dingin.
Siapa yang Paling Berisiko
Menurut data pemantauan KDCA, ada 106 pasien penyakit akibat dingin yang dilaporkan pada 1–28 Desember 2025. Sebanyak 92,5% di antaranya mengalami hipotermia, dan 79,2% kasus terjadi di luar ruangan. Tiga orang meninggal, semuanya lansia.
Kelompok yang perlu paling waspada:
- Lansia, terutama yang berusia 80 tahun ke atas
- Bayi dan anak kecil
- Penderita penyakit jantung dan pembuluh darah otak, diabetes, atau tekanan darah tinggi
- Orang yang sedang minum alkohol: 21,3% pasien dalam data tersebut sedang dalam keadaan mabuk
- Pekerja luar ruangan, seperti di proyek konstruksi, kebersihan, pertanian, dan peternakan
Persiapan Rumah dan Kendaraan
Salah satu masalah yang paling sering terjadi di rumah adalah 동파 (dongpa) — pipa atau meteran air pecah karena membeku. Pemerintah Kota Seoul dan Incheon menyarankan beberapa langkah pencegahan berikut:
- Isi kotak 수도계량기 (sudo gyeryanggi) — meteran air — dengan pakaian bekas, lalu rapatkan dengan selotip.
- Bungkus pipa air yang terbuka dan pipa boiler dengan bahan penahan panas atau pakaian bekas.
- Jika Anda pergi lama, misalnya pulang kampung, biarkan keran air panas mengalir sedikit dan nyalakan boiler dengan suhu rendah.
- Di rumah yang ada lansia atau bayi, perhatikan pemanas dan suhu ruangan.
KDCA juga menyarankan untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat dan udara tidak terlalu kering.
Bagi Anda yang mengemudi, siapkan rantai salju dan perlengkapan musim dingin di mobil, dan periksa cairan antibeku serta aki lebih awal. Saat jalan licin, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan jangan mengganti gigi di tikungan.
Saat Harus Keluar Rumah
Kenakan pakaian dalam termal atau beberapa lapis pakaian tipis, ditambah sarung tangan, syal, topi, dan masker. Jika pakaian atau sepatu basah, segera ganti dengan yang kering. Sebaiknya kaus kaki cukup tebal tetapi tetap bisa bernapas, dengan sepatu yang nyaman. Gerakkan tubuh secara rutin agar aliran darah tetap lancar.
Untuk naik gunung atau berjalan jauh, KDCA menyarankan baju dalam yang cepat kering, jaket musim dingin, pakaian cadangan, dan minuman hangat. Hindari berolahraga terlalu keras sampai berkeringat banyak di udara dingin.
Jika Anda ingin tetap berolahraga, Pemerintah Kota Seoul menyarankan peregangan yang cukup dan menurunkan intensitas olahraga menjadi sekitar 70–80% dari biasanya. Penderita penyakit kronis lebih baik berolahraga di dalam ruangan pada siang atau sore hari.
Di musim dingin, banyak daerah menyediakan 한파쉼터 (hanpa swimteo) — tempat berlindung hangat untuk umum. Warga Seoul bisa mencari lokasi terdekat melalui menu "우리동네 한파쉼터" di situs keselamatan musim dingin Pemerintah Kota Seoul.
Untuk Pekerja: 5 Aturan Dasar
Kementerian Ketenagakerjaan Korea (고용노동부) menetapkan 5 aturan dasar keselamatan saat gelombang dingin untuk tempat kerja:
- Pakaian hangat — topi musim dingin, sarung tangan, serta sepatu yang hangat dan tahan air.
- Tempat istirahat hangat — disediakan di dekat lokasi kerja.
- Air hangat — air hangat yang bersih selalu tersedia.
- Penyesuaian jam kerja — saat 한파주의보, jam kerja disesuaikan atau dipersingkat. Saat 한파경보, pekerjaan luar ruangan pada jam terdingin dibatasi.
- Hubungi 119 — jika ada gejala penyakit akibat dingin.
Untuk musim dingin 2025–2026 (15 November 2025 sampai 15 Maret 2026), kementerian meminta pekerja konstruksi dan kebersihan menggeser jam mulai kerja dari pukul 06.00 ke 09.00 saat 한파주의보. Kementerian juga membagikan panduan pencegahan dalam 18 bahasa ibu pekerja asing, dan memberi perhatian khusus pada sekitar 20.000 tempat kerja pertanian dan peternakan yang mempekerjakan warga asing.
Jika Anda punya pertanyaan tentang kondisi kerja di cuaca dingin, Anda bisa menghubungi call center Kementerian Ketenagakerjaan di 1350 (hari kerja, 09.00–18.00).
Kenali Hipotermia dan Frostbite
저체온증 (jeocheonjeung) — hipotermia terjadi saat suhu tubuh turun di bawah 35°C setelah lama terpapar dingin. Kondisi ini darurat dan perlu segera dibawa ke rumah sakit. Gejalanya antara lain otot gemetar, kesadaran menurun, sulit berpikir jernih, dan bicara tidak jelas.
동상 (dongsang) — frostbite paling sering mengenai hidung, telinga, jari tangan, dan jari kaki. Awalnya hampir tidak terasa sakit. Setelah masuk ke tempat hangat, kulit terasa gatal dan dingin, nyeri seperti ditusuk-tusuk, lalu memerah dan membengkak. Pada kasus berat, kulit berubah biru atau hitam karena jaringannya mati.
Pertolongan Pertama
Jika Anda melihat seseorang dengan gejala hipotermia:
- Segera telepon 119.
- Pindahkan orang tersebut ke tempat yang hangat.
- Lepaskan pakaian yang basah dan ganti dengan pakaian kering.
- Selimuti tubuhnya, lalu hangatkan bagian tengah tubuh seperti ketiak, kepala, dan leher.
Untuk frostbite:
- Pindahkan ke ruangan hangat secepatnya.
- Rendam bagian yang terkena di air hangat sekitar 38°C, kira-kira 30 menit, sambil menjaga suhu airnya.
- Jangan digosok, termasuk dengan salju. Jangan menghangatkannya langsung dengan bantalan pemanas atau pemanas ruangan karena bisa menyebabkan luka bakar.
- Jika yang terkena kaki, jangan dipakai berjalan atau menapak.
- Segera bawa ke rumah sakit.
Nomor Penting dan Ungkapan Korea
| Nomor | Untuk apa |
|---|---|
| 119 | Ambulans dan pemadam kebakaran, termasuk saat ada gejala hipotermia atau frostbite |
| 120 | Dasan Call Center Seoul, termasuk untuk melaporkan meteran atau pipa air yang pecah karena beku (warga Seoul) |
| 1350 | Call center Kementerian Ketenagakerjaan (hari kerja 09.00–18.00) |
Ungkapan yang bisa membantu saat menelepon:
- "구급차가 필요해요." (gugeupchaga piryohaeyo) — Saya butuh ambulans.
- "사람이 추위에 쓰러졌어요." (sarami chuwie sseureojyeosseoyo) — Ada orang pingsan karena kedinginan.
- "한국어를 잘 못해요." (hangugeoreul jal motaeyo) — Saya kurang lancar berbahasa Korea.
FAQ
Apakah minum alkohol bisa menghangatkan badan?
Tidak. KDCA mengingatkan bahwa saat mabuk, orang tidak bisa merasakan dingin meskipun suhu tubuhnya turun drastis. Alkohol dan minuman berkafein juga bisa membuat tubuh cepat kehilangan panas, jadi sebaiknya dihindari saat cuaca dingin.
Pipa air di rumah saya sudah membeku. Apa yang harus saya lakukan?
Pemerintah Kota Seoul menyarankan untuk mencairkan pipa dengan handuk basah yang hangat. Mulailah dengan air suam-suam kuku, lalu naikkan suhunya sedikit demi sedikit. Jika meteran sudah pecah, warga Seoul bisa melapor ke 120 atau ke kantor layanan air setempat.
Sumber resmi
- KDCA – Waspada penyakit akibat dingin saat pergantian tahun (31 Desember 2025)
- Portal Informasi Kesehatan Nasional KDCA – Pencegahan hipotermia di musim dingin
- Portal Informasi Kesehatan Nasional KDCA – Pencegahan frostbite dan chilblain
- Kementerian Ketenagakerjaan – 5 aturan dasar keselamatan gelombang dingin
- Pemerintah Kota Seoul – Seoul Aman Musim Dingin
- Pemerintah Kota Incheon – Panduan tindakan saat gelombang dingin
Informasi ini dirangkum berdasarkan materi resmi. Untuk informasi terbaru, silakan periksa sumber aslinya.
Link terkait
- Sebelumnya Menghadapi Gelombang Panas di Korea: Gejala, Hak Istirahat, dan Pertolongan Pertama 26.10.08
- Berikutnya Slip Gaji (임금명세서) di Korea: Hak Pekerja Asing dan Cara Mengeceknya 26.10.06
Belum ada komentar.